Pages

Friday, 13 September 2013

5 Alasan Yakuza menato seluruh tubuh mereka by Trabass.KaskusDonatur

Salah satu ciri khas mafia Jepang alias Yakuza adalah tato di sekujur tubuh mereka. Tak sembarang tato, gambar atau Irezumi bagi Yakuza dibuat dengan detil dan berwarna indah. Seorang artis tato seperti menggunakan tubuh untuk kanvas tempatnya melukis.

Sejarah tato Yakuza sudah berumur ratusan tahun. Mungkin sama tuanya dengan organisasi Yakuza yang sudah berdiri sejak zaman shogun dan para samurainya.

Tak cuma Yakuza pria, para wanitanya pun menato seluruh tubuh mereka. Kontras sekali kulit putih dihiasi rajah aneka warna.

Sebenarnya tak ada keharusan Yakuza bertato. Apalagi kini polisi menyatakan perang terhadap Yakuza. Orang-orang bertato pun sering dianggap sebagai Yakuza dan menerima diskriminasi.

Tapi tetap saja para Yakuza manato tubuh mereka. Berikut beberapa alasan Yakuza menghias tubuh mereka dengan tato.

Quote:1. Jadi jagoan di jalan



Bisnis Yakuza tak jauh dari pemerasan, dan mencari uang dengan jalan tak halal. Masyarakat pun takut pada Yakuza. Mereka pun jadi jagoan di jalan.

Misal jika ada Yakuza bertato yang menyetop taksi, pasti taksi itu akan langsung berhenti. Para sopir taksi takut jika tak berhenti akan dicatat nomor taksi dan 'dikerjai' anggota Yakuza lain.


Quote:2. Agar aman di penjara



Dunia Yakuza identik dengan kekerasan. Tak jarang mereka harus berurusan dengan polisi dan akhirnya masuk penjara.

Di penjara, narapidana kelas teri tak akan berani mengganggu anggota Yakuza. Tato ini pun jadi semacam perlindungan karena Yakuza dianggap pasti bertato. Mereka aman dan tak akan diperbudak napi lain.


Quote:3. Rasa hormat pada pemimpin



Yakuza identik dengan tubuh yang dipenuhi tato di sekujur tubuhnya. Untuk membuat tato tersebut, mereka mengeluarkan uang yang tidak sedikit bahkan menembus angka ratusan juta rupiah.

Banyak yang keliru, sebenarnya tidak ada tato khusus di Yakuza. Hanya etika kepada Komicho (ketua geng), jadi kelihatannya tatonya mirip. Jadi sebagai rasa hormat untuk pemimpin.

Awalnya ada dua warna dasar yang menjadi keharusan yaitu merah dan hitam. Kebanyakan tato anggota Yakuza itu bergambar naga, harimau, kupu-kupu, bunga sakura, bunga Chrysantinum (bunga seruni, bunga krisan), gambar terkait Buddha (Fudo Myoo) serta setan atau tengkorak. Tapi kini seniman tato makin kreatif sehingga lebih beraneka ragam.


Quote:4. Kebanggaan mengalahkan rasa sakit



Untuk mentato tubuh tidak bisa sekaligus karena zat untuk tato itu mengandung racun. Dalam seminggu hanya boleh dua kali, paling banyak tiga kali pengerjaan tato. Maka tidak heran dibutuhkan waktu yang lama untuk memenuhi tubuh dengan tato.

Tidak bisa sekaligus, tidak bisa ditato setiap hari, 2 kali dalam seminggu. Penyelesaiannya ada yang setahun, ada juga yang lebih. Tergantung tingkat kesulitan dan detail tato tersebut dan berwarna atau tidak, jelas dia.

Bagi Yakuza mengalahkan rasa sakit seperti saat ditato itu terhormat. Pengerjaan tato paling baik adalah dengan tangan disebut Tebori.

Sebab kalau pakai mesin, akan cepat luntur dan warna akan hilang, kata dia.


Quote:5. Menyukai keindahan dan seni tato



Putri bos Yakuza, Shoko Tendo, begitu kagum melihat tato di seluruh tubuh Yakuza. Setelah berusia 21 tahun, Shoko mulai menato tubuhnya. Menurut Shoko, tidak ada keharusan seorang Yakuza untuk bertato.

Tidak ada paksaan. Saya melakukannya karena senang pada tato, aku Shoko.

Shoko mulai kecanduan menghiasi tubuhnya dengan rajah. Hampir seluruh lekuk tubuhnya dihiasi tato. Nyaris tidak tersisa lagi yang tak tersentuh tato. Prosesnya empat bulan kira-kira untuk seluruh tato, kata dia.


Shoko memiliki tato besar bergambar wanita dengan pisau di mulutnya. Tapi dia mengaku tak ada arti khusus.

Nggak ada ada artinya. Kalau si pembuat itu hanya melihat kok bagus ya kalau dihias begini, jawabnya.


sumber
Copas : HotThread Kaskus 13/09/2013


Thursday, 12 September 2013

"Warung Kopi" Salah Satu Budaya Indonesia Yang Harus Kita Jaga by Vale2009.KaskusAddict


"Warung Kopi"
Budaya Indonesia, Citarasa Tradisional, Tidak Ada di Luar Negeri

Ini bukan Warkop DKI - Dono,Kasino & Indro (Maaf pinjem nama)

Tapi Warung kopi Tradisional tempat ngopi biasa gan

 

sedap malam2 ngopi adeem...

Dari Contoh Gambar di atas itu gambaran Warung Kopi yang agan & aganwati mudah temukan di mana2 di Indonesia tpi mungkin cmn berbeda namanya seperti : Warung Kopi Pesbukers (lah kok kyk nama acara tv), Warung Kopi Sukses Jaya (emangnya toko sembako gan ) dan ada 1 nama lagi yang maksa setarbak Coffee haha..


Wah masi tutup warungnya ada yang lagi mejeng tuh

Tapi semuanya tetap sama yaitu menjual Kopi (Kopi Sachet maupun Kopi Ireng (Kopi Kental Hitam Pahit)), berbagai macam es (Es milo, Es buka titik joss, Es marimas, Es susu dll), macam2 kerupuk, makan mie (mie instan berbagai rasa) dan yang paling afdol Rokok dan gorengan gan.





Rokok,Kopi,Gorengan 1 kesatuan gan haha...

Warung Kopi pun seringkali tidak sama seperti kafe-kafe kopi yang buka tutup ada waktunya gan malah banyak yang 24 jam tpi sayang nda ada delivery service gan jadi harus datang sendiri

Sebelum dilanjutkant Pertama kita lihat dulu sejarah dari warung kopi gan, ane sudah berusaha mencari referensi tentang sejarah warung kopi di Indonesia ada yang dari Aceh,Medan dan ternyata setelah ane bongkar-bongkar awalnya berasal dari "Yogyakarta" gan ini sedikit Chit-Chatnya


Quote:SEJARAH WARUNG KOPI
MARAKNYA warung 'Cangkruk' di Surabaya dan beberapa kota di tanah air, rupanya tidak bisa dilupakan begitu saja mengenai asal muasal tempat makan bersahaja yang pertama kali muncul di Yogyakarta sekitar tahun 1950-an ini.

Berasal dari kata angkring atau nangkring yang dalam bahasa Jawa berarti duduk santai. Konsep warung ini berbentuk gerobak yang atasnya dilapisi dengan terpal atau tenda plastik. Ciri khas lainnya adalah warung makan Angkringan ini mulai beroperasi mulai siang hingga subuh dini hari.

Warung makan yang dahulunya sebagai tempat beristirahat rakyat kecil yang umumnya berprofesi sebagai supir, tukang becak dan delman, seiring perkembangan waktu malah makin digemari oleh beragam lapisan masyarakat, mulai dari mahasiswa, seniman, pegawai kantor, hingga pejabat.

Di banyak warung kopi kita sering duduk bergerombol sambil bertukar cerita, berbicara semua topik(Politik,Ekonomi,Cuaca,Dll), dan sesekali ada orang yang ngopi meski nda kenal bisa jadi sahabat. di warung kopi kita bertemu dengan semua lapisan masyarakat dari pejabat, abang becak, polisi, guru (tidak ada batasan umur gan) haha.... 

Keuntungan-Keuntungan Dengan Keberadaan di Warung Kopi

Quote:
Spoilerfor Ngopi Aja:

1.Harganya Terjangkau Gan
Dengan harga yang tidak terlalu mahal kita dapat menikmati kopi yang enak rasanya

2.Banyak Pilihan Rasa Kopi dan Minuman
Nda jauh beda dengan kopi2 mahal... ada kopi susu.. ada kopi mocca... ada kopi tubruk pokoknya macam2 deh

3.Mudah Untuk ditemukan dimana pun Lokasi Strategis
Jadi agan nda usa nyatet nomor telepon atau alamat nya.... biasanya banyak di pinggir jalan dan halte2

4.Ada Tempat Untuk Curhat, Nobar dan Ketemuan gan
Warung kopi sendiri pun bisa dijadikan tempat untuk asik bersama teman2 untuk berkumpul

5.Tidak usah berpakaian terlalu formal
jadi agan pake sarung pun bisa duduk sambil menikmati kopi asal jgn nda pake atasan ya gan (kalo nda six pack haha)

6.Bisa mendapat teman dan berkenalan dengan orang-orang
kadang-kadang dari sekedar ngobrol eh tau2 besok dapat rejeki gan
ternyata lagi cari karyawan baru sambil ngopi (Ngimpi kalo ye)

7.Rumah ke 2 Agan - tempat kos
Kalo kenal ama yang punya warung kopi.. waktu tutup bisa dijadikan tempat tinggal gan

8.Tempat untuk merenung
kalo dimalam hari kan seringkali sepi jadi bisa jadi tempat cari inspirasi gan

9.Bukanya 24 Jam
Jadi kalo lagi lapar dan seret bisa mampir ke warung kopi gan...
tpi seringkali makanan yang disajikan cmn mie instan ma gorengan haha

10.Tempat untuk promosi
kalo agan punya poster atau pengumuman bisa numpang pasang gan

11.Membentuk wirausahawan baru
mengurangi pengangguran gan hahah

12.Bisa Ngutang
khusus yang udah langganan warung kopi.. tpi kalo nda bayar lama2 dipolisikan lo haha

13.Bisa dinikmati oleh semua kalangan
tidak melihat usia, pekerjaan, status semua berkumpul jadi satu

14.Tempat Dengar musik dan Nonton TV
biasanya muter radio.. seringnya musik dangdut ma lagu joged2 sesuai dengan keinginan yang punya warung kopi haha

15.Menemukan jodoh
yang jaga warung kopi kadang2 masi cantik lo gan... jadi bagi yang jomblo bermanfaat la haha

Sumber : Berbagai Sumber

Ini Cerita dari TS tentang Warung Kopi

Bagaimana Cerita Agan dan Aganwati Tentang Warung Kopi??


Jagalah salah satu Budaya Indonesia sebelum Dijajah bangsa lain yaitu "Warung Kopi"


Copas : HotThrade Kaskus 13/09/2013

Museum Gajah Kecurian Empat Artefak Emas by bagaswara.kaskusmaniac

 

 Quote:Jakarta - Museum Nasional di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, dikabarkan kehilangan empat koleksinya. Benda yang hilang berupa empat artefak emas koleksi museum yang terkenal dengan sebutan Museum Gajah itu.

Kabar itu dibenarkan oleh Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Gambir, Komisaris Polisi Joko Waluyo. "Saya di lokasi sedang olah TKP (tempat kejadian perkara)," katanya ketika dihubungi, pada Kamis, 12 September 2013.

Kabarnya, artefak emas yang hilang disimpan dalam ruangan lantai dua dan lantai tiga museum. Museum Nasional memiliki lebih dari 240.000 barang koleksi. Koleksi milik museum itu dibagi ke dalam enam kategori, yaitu koleksi benda dari zaman prasejarah, koleksi benda bersejarah, koleksi benda geografi, keramik dan numismatik, etnografi, dan arkeologi.

Sejumlah koleksi berbahan logam mulia seperti emas dan perak juga dipamerkan di museum yang buka pada Selasa hingga Ahad tersebut.


sumber: TEMPO

waduh kok bisa kemalingan ya? apa jangan2 memang ada sindikat pencuri yang suka nyolong di museum dengan keahlian pencuri seperti di film2?

Inilah Empat Artefak Hilang di Museum Gajah

Quote:Jakarta - Museum Nasional atau dikenal dengan Museum Gajah di Jakarta Pusat kecurian empat koleksi artefak emas. Aksi pencurian diduga terjadi tengah malam tadi. Berikut ini empat benda purbakala yang hilang tersebut:

1. Lempengan Naga
Diperkirakan telah berusia sejak 10 Masehi. Ditemukan di daerah Jalatunda, Jawa Timur, lempengan emas berbentuk naga ini merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Panjangnya 5,6 sentimeter dengan lebar 5 sentimeter.

2. Lempengan Bulan Sabit
Diperkirakan telah berusia sejak 10 Masehi. Ditemukan di daerah Jalatunda, Jawa Timur, lempengan ini juga merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Berbentuk lempengan bulan sabit dari emas dan di kedua ujungnya ada empat buah ukiran segitiga lancip. Segitiga ini seakan membentuk cakar. Di lempengan ini ada enkripsi jawa kuno yang sudah samar. Panjangnya 8 sentimeter dengan lebar 5,5 sentimeter.

3. Cepuk
Sama dengan Lempengan Naga dan Bulan Sabit, artefak ini diperkirakan berusia sejak 10 Masehi sebagai peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Berbentuk seperti dandang kecil dengan tutupnya, cepuk ini terbuat dari emas dengan teknik pukul, pembengkokan, dan patri. Permukaannya tidak rata tapi kokoh dan tegak. Ada ukiran yang sudah tipis. Dasarnya agak cembung dengan bibir cepuk tajam dan menghadap ke atas. Tutupnya memiliki pegangan seperti stupa dan berongga. Diameternya 6,5 sentimeter dengan tinggi 6,5 sentimeter.

4. Lempengan Harihara
Ditemukan di Belahan, Penanggungan, Jawa Timur. Usianya diperkirakan sejak 10 Masehi. Dengan panjang 10,5 sentimeter dan lebar 5,5 sentimeter, lempengan ini dibuat dari campuran perak dan emas. Ada relief Harihara yang sedang berdiri di atas teratai ganda. Hirahara digambarkan berkucir ke atas dengan hiasan bunga mekar. Tangan kanan diletakan di atas tangan kiri di depan perut. Di belakang kepalanya ada hiasan sinar dewa dengan lidah api dan titik-titik. Lengannya mengenakan gelang motif bunga dan ada anting bulat. Kain yang dikenakannya sebatas lutut dan mengenakan sampur semacam selendang di kanan kiri.


sumber: TEMPO
copas : Hot Thread Kaskus 13/09/2013